Sunday, July 24, 2016

Perjuangan Mbah Ginah, sosok 'Kartini Masa Kini' yang bikin terenyuh

.



.
Handphone Diskon - Kejutan Tiap Senin Rabu Daily Dealselevenia TangkapRecommendedShocking Deals Toko Handphone Online - Beli Gadget Terbaru Pre Order Galaxy Note 5CIMB Niaga Great OffersPolytron Zap 5 Smartphone Sale 50 Promo Smartphone Menarik Bukalapak. Ayo cari dan beli sekarang HandPhone | Daftar Harga Promo, Diskon, Event dan ... ERAFONE Clearance Sale Cuci Gudang Ponsel Diskon hingga 80% di Mega Hypermall ... Katalog Farmers Market Terbaru diskon hp asus diskon hp samsung diskon hp samsung 2015 diskon hp di lazada diskon hp prj promo diskon hp diskon hp sony Daftar Harga Diskon, Promo, Promosi ... HandPhone ..... New : Katalog Lotte Mart Wholesale Terbaru . Katalog Transmart Carrefour Terbaru Katalog Carrefour Terbaru 19 ... - Katalog Hypermart Terbaru - Katalog Lotte Mart ... Samsung | Daftar Harga Promo, Diskon, Event dan Katalog ... HandPhone, Samsung ... Katalog Lotte Mart Wholesale Terbaru ... Katalog IKEA Indonesia terbaru edisi September - Juni 2016. Website Berita Diskon, Promo, Bazaar, Sale, Promosi, dan Ini, Smartphone Canggih nan Elegan Terbaru Samsung yang Harus Dimiliki. ... LG, Sony, Apple, Hp dan Lainnya Sale di Comtechfest. Ini Listnya! Promo Gadget Samsung Di Bulan Ramadhan 2016 ...


Usianya tak lagi muda, tapi semangatnya untuk mencari nafkah benar-benar mengundang haru. Dia adalah Mbah Ginah (80), seorang penjual gerabah berbentuk celengan yang rela berjalan kaki demi menjajakan barang dagangannya.

Mbah Ginah adalah satu dari sekian banyak orangtua yang menolak untuk berpangku tangan. Walaupun jika dilihat dari fisiknya, sudah seharusnya ia beristirahat di rumah untuk menikmati masa tuanya.

Dikutip brilio.net dari akun media sosial komunitas Ketimbang Ngemis Yogyakarta, Kamis (21/4), Mbah Ginah tinggal di daerah Kasongan, Bantul, Yogyakarta bersama suaminya yang bekerja mencari rumput untuk pakan kambing. Dan anaknya kini masih duduk di bangku SMP.

Kasongan merupakan sebuah tempat yang terkenal dengan para pengrajin gerabah. Dari situlah ia mulai berjualan menuju ke arah Kota Yogyakarta. Jarak tempuhnya tak main-main. Ia sanggup berjalan dari Kasongan, Bantul hingga ke kawasan Malioboro.

"Kalau beruntung ia bisa menumpang dengan tetangganya yang punya becak. Tapi kalau nggak ada ia terpaksa berjalan," ujar Dwiky, seorang anggota Komunitas Ketimbang Ngemis Yogyakarta yang berkesempatan menemui Mbah Ginah saat berjualan.

Jika dihitung-hitung jarak tempuh saat ia berjualan bisa mencapai sekitar 10 kilometer jauhnya. Itu ia lakukan dengan penuh keikhlasan, demi mencari satu atau dua orang yang mau membeli dagangannya.

Belum lagi sambil membawa barang dagangannya yang tak bisa dibilang ringan. Hanya dengan menggunakan caping sebagai pelindung kepala dari sengatan teriknya matahari. Sandal jepit sebagai alas kaki, dan menggendong beberapa celengan dengan menggunakan wadah bakul.

Saat ditemui ketika berjualan, raut wajahnya tampak kelelahan. Ketika ditanya, Mbah Ginah pun hanya menjawab seadanya.
"Nggih sak kiyate mawon (iya sekuatnya aja)," ucapnya sambil menata barang dagangannya dengan harapan laku tentunya.

Sebuah perjuangan hidup yang menyentuh hati siapapun yang melihatnya. Bisa dibilang, sosok seperti Mbah Ginah inilah yang layak menyandang gelar Kartini masa kini. Habis Gelap Terbitlah Terang.
(brl/gib)

Perjuangan Mbah Ginah, sosok 'Kartini Masa Kini' yang bikin terenyuh Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown